Selasa, 30 Oktober 2018

Isu Ekonomi Sumber Daya Manusia : Menilik Perbudakan Modern

BY Rochmat Aldy Purnomo No comments


"Perbudakan sudah ada sejak ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu. Tetapi sekarang bentuk perbudakan masih terjadi di sistem ekonomi modern sebagai kejahatan lintas batas negara," kata Kevin Bales, seorang peneliti sosial yang terlibat dalam penyusunan Indeks Perbudakan Dunia/The Global Slavery Index.

Dalam Indeks Perbudakan Dunia, perbudakan modern didefinisikan sebagai kondisi dimana seseorang memperlakukan orang lain sebagai properti miliknya, sehingga kemerdekaan orang itu terampas lalu dieksploitasi demi kepentingan orang yang melakukan praktik perbudakan. Orang bisa dipekerjakan dan dibuang begitu saja seperti barang.

Perbudakan modern terjadi di sistem ekonomi yang modern seperti sekarang ini. Sistem ekonomi selepas perang dingin telah mengalami perubahan yang sangat drastis, dimana modal dan uang bisa bergerak melintasi batas negara lebih cepat daripada pergerakan manusia. Memasuki tahun 1980-an, perbatasan negara yang tadinya sangat ketat berubah menjadi lebih lunak, di mana modal terus mencari buruh yang lebih murah. Latar belakang ekonomi, dan di sisi lain juga menjadi pemicu mengapa perbudakan modern semakin banyak terjadi di banyak negara.

Dengan jumlah manusia yang semakin banyak, semua orang berlomba untuk mendapatkan pekerjaan. Terkadang pekerjaan dengan kondisi sangat buruk-pun tetapi dijalani bila tidak ada pilihan lain. Ledakan populasi membuat pasokan tenaga kerja melimpah. Itu pula sebabnya saat ini rata-rata biaya untuk "memperbudak" satu orang menjadi semakin murah.

Kemiskinan yang ekstrim dan berbagai kondisi rentan seperti perang, pemerintahan yang buruk, perubahan iklim, dan bencana alam juga bisa menjadi faktor penyebab adanya perbudakan. orang dengan kemiskinan sangat rentan untuk terjerat ke dalam praktik perbudakan modern. Bila seseorang tidak memiliki banyak pilihan untuk mendapatkan nafkah, maka tawaran apapun yan menghampiri akan diambil.

Saat ini, masih belum ada angka korban perbudakan modern yang benar-benar akurat, sebab perbudakan adalah sekali lagi kejahatan yang tersembunyi dimana mengekspolitasi sumber daya manusia secara ekonomi. Mayoritas negara di dunia telah memiliki rencana aksi untuk mengatasi masalah perbudakan modern, sebagian sudah memiliki badan koordinasi nasional, dan telah melatih garda terdepan penegakan hukum agar bisa mengidentifikasi korban perbudakan modern.

Tulisan ini terinspirasi dari :
AntaraNews



0 komentar:

Posting Komentar